Monday, December 27, 2010

Renungan Pasca Tsunami

 

Mari kita renungkan dan kembali bertanya pada diri kita masing masing.

Apakah kita sudah lebih baik dari 6 tahun yang lalu?
Apakah kita sekarang adalah orang yang bersyukur?
Apakah kita sekarang adalah orang yang murah senyum?
Apakah kita sekarang adalah orang yang pemaaf?
Sunday, December 26, 2010

Mengenang Tragedi Tsunami Part II

Walaupun kami sudah tak punya apapun, tapi kami sangat bersyukur karena keluarga kami semua selamat. Aku masih punya Ayah, Ibu, Adik, dan Kakak ku. Alhamdulillah…

Memang tak bisa dengan mudah menerima semua ini, bagaimana bisa hidup jika tak punya apapun, tak punya rumah, harus tinggal dimana? Untunglah ada saudara yang membantu, pasca tsunami kami tinggal di rumah nenek, masih di Banda Aceh. Namun banyak juga saudara-saudara yang meninggal dan tidak diketahui keberadaannya hingga kini.

Saturday, December 25, 2010

Mengenang Tragedi Tsunami 2004

Minggu, 26 Desember 2004, setelah bangun dari tidur aku tiduran lagi di depan tv sambil menonton film kartun kesukaanku, Doraemon bersama adik dan kakak perempuanku. Pada saat itu umurku masih 11 tahun, kelas 1 SMP. Ketika sedang asyik menonton, tiba-tiba ibu ku keluar dari kamarnya dan berteriak, “ehh, gempa, GEMPA naakk!!”

Kami pun langsung berlari keluar rumah dan duduk di jalan. Pada waktu itu ayahku sedang tak ada di rumah. Di luar, kami semua duduk di depan pagar dekat jalan. Rasanya gempa waktu itu kencang sekali, sampai-sampai pohon-pohon yang ada di dekat rumah rasanya sujud semua, lalu air di got pun sampai keluar karena kuatnya guncangan gempa. Bahkan ada satu perempuan yang ketika gempa lewat depan rumah naik motor pun jatuh terbanting dari motornya.

Itu pertama kalinya bagi aku merasakan gempa bumi, bagi adik dan kakak ku juga. Waktu itu yang bisa terucap dari mulut kami hanya kalimat-kalimat Allah tak henti-hentinya. Takut, sangat takut.

Thursday, December 23, 2010

I Love Timnas Indonesia



Beberapa pekan terakhir hampir semua orang Indonesia (termasuk aku) lagi senang2nya nonton bola. Yaa karena ada pertandingan AFF Suzuki cup yang diikuti oleh beberapa Negara se-Asia Tenggara. Aku sendiri kalau udah mulai bola nggak akan pindah2 dari depan TV hha :D walau besok ada final (ujian) kuliah pun tak akan bergerak sedikit pun untuk pindah dari layar kaca, paling Cuma gaya-gaya pegang buku. PEGANG AJA, nggak dibaca. Hahaayy… yaa iyaa laa secara kan mesti dukung Indonesia, negeriku tercinta (uhukk uhukk) :D

Friday, December 17, 2010

Jodoh nggak kemana


 

True lover never dies, jodoh nggak kemana.
Berapa lama pun menunggu, kalau dia jodoh pasti bakalan ketemu juga.

Kenapa nunggu?
Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesa-gesa.
Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.
Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan dahulu.
Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu.
Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan ketimbang memilih apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.
Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat karena hidup ini terlalu singkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah.

Seperti yang kita tau bahwa bunga tidak mekar dalam waktu semalam.
Kota Roma tidak dibangun dalam sehari.
Kehidupan dirajut dalam rahim selama 9 bulan.
Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama.